Sunday, 24 March 2013

Katarak dan Operasi Penyembuhan


Seiring dengan bertambahnya usia, banyak penurunan yang dialami tubuh. Salah satu gangguan yang akan menimpa semua orang seiring bertambahnya usia adalah berkurangnya penglihatan akibat katarak. Sebagai solusinya, operasi katarak perlu dilakukan, jika tidak katarak dapat mengakibatkan kebutaan. Bagaimana ciri-ciri jika mengalami katarak? Bagaimana operasi katarak dilakukan?

Penyebab Katarak
 
Katarak terjadi karena proses penuaan. Biasa terjadi pada lansia mulai dari usia 60 tahun. Tetapi, katarak juga dapat menimpa pada individu usia muda. Bahkan, pada beberapa kasus dapat menimpa bayi. Beberapa factor yang dapat mempercepat terjadinya katarak pada mata adalah karena sering terkena sinar ultraviolet, penggunaan obat-obatan yang mengandung steroid dalam jangka waktu lama, penderita diabetes, peradangan atau trauma pada mata.

Gejala Katarak

Beberapa gangguan penglihatan sebagai gejala katarak adalah:

  1. Pandangan terlihat kabur dan silau. Gangguan penglihatan ini terutama terjadi pada siang hari.
  2. Pada bagian tengah mata (pupil) terlihat warna abu-abu atau keputihan. 
  3. Gejala ini semakin lama akan semakin bertambah mengganggu.
Operasi Katarak 

Untuk mengatasi masalah katarak, operasi harus dilakukan. Terutama jika gejala ini sudah sangat mengganggu. Jika belum mengganggu, biasanya ditunggu sampai katarak menjadi matang. Pada operasi katarak, lensa dikeluarkan dan ditanam dengan lensa IOL (Intraocular lens) yang dimasukkan dalam kapsul lensa. Sebelum melakukan operasai katarak, beberapa tahapan yang dilakukan:
  • Pasien akan diperiksa terlebih dahulu bagaimana keadaan jantung, paru dan dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui kondisi tubuh.
  • Jika rutin mengkonsumsi obat-obatan, sebaiknya memberitahu dokter apakah obat-obatan tersebut aman dikonsumsi sebelum operasi. Obat-obatan pengencer darah tidak boleh dikonsumsi seminggu sebelum operasi dilakukan.
  • Untuk penderita tekanan darah tinggi atau diabetes, harus dijaga agar tekanan darah dan gula dalam kondisi normal.
  • Mengukur lensa IOL (Intra Ocular Lens), yaitu lensa yang akan ditanam setelah proses operasi.
Ada beberapa cara teknik operasi katarak, yaitu:
  •  Menggunakan pisau bedah, Cara ini sudah jarang digunakan karena luka yang dihasilkan cukup besar. 
  • Menggunakan Laser, Lensa dikeluarkan dengan menggunakan laser. Luka cenderung lebih sedikit dibandingkan jika menggunakan pisau. 
  • Mesin Phaco, Dengan teknik ini, lensa mata tidak dikeluarkan utuh, melainkan dihancurkan terlebih dahulu. Emulsification atau penghancuran dilakukan dengan menggunakan mesin phaco. Mesin berenergi ultrasound ini akan menghasilkan 40.000 getaran / detik untuk menghancurkan lensa. Setelah lensa hancur, maka lensa dikeluarkan dan dipasang intra ocular lens. Jika menggunakan foldable lens, luka yang ditimbulkan sangat kecil, yaitu sekitar 3 mm karena lensa ini dapat dilipat sehingga untuk memasukkan ke mata tidak perlu sayatan yang besar.
Lensa implant ini terbuat dari bahan PMA. Lensa yang ditanam berbeda dengan lensa asli. Lensa IOL tidak dapat menyesuaikan jarak pandang jauh dekat, berbeda dengan lensa asli yang sifatnya elastis. Sehingga setelah operasi, pasien masih harus menggunakan kacamata dekat untuk membaca karena lensa implant ini hanya dikhususkan unutk melihat jarak jauh.
Pasien yang menjalani operasi katarak umumnya tidak perlu menginap di rumah sakit. Penglihatan biasanya akan segera membaik segera setelah operasi. Tetapi, perawatan pada mata setelah operasi perlu dilakukan selama masa penyembuhan. Juga, perlu konsultasi kembali untuk mengetahui hasil operasi katarak tersebut.

Sumber : kumpul.info

Makanan Sehat untuk Bayi


Untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhannya, bayi membutuhkan asupan yang sehat, berupa makanan maupun susu yang diminumnya. Hal ini berlaku setelah bayi berumur lebih dari 6 bulan, mengingat sejak lahir hingga usia 6 bulan, sebaiknya orang tua memberikan asupan ASI ekslusif. Sebagai orangtua, Anda tentu ingin memberikan yang terbaik untuk sang buah hati. Tetapi, karena kurangnya informasi, asupan yang diberikan untuk si kecil dapat merusak kesehatan si kecil. Sudahkah Anda memberi makanan bayi dan susu yang terbaik untuk bayi Anda?

Makanan Bayi Alami
Setelah selesai dengan ASI ekslusif hingga bayi berusia 6 bulan, maka bayi mulai diberikan makanan tambahan. Tentulah makanan yang dibutuhkan haruslah yang terbaik. Bayi membutuhkan banyak makanan yang memiliki kandungan gizi yang tinggi untuk pertumbuhannya.
Makanan sehat untuk bayi haruslah makanan yang alami, artinya makanan yang bebas dari zat pengawet, zat pewarna, penyedap rasa dan bumbu-bumbu instan buatan. Namun, karena kesibukan, makanan instant yang praktis sering menjadi pilihan. Ditambah iklan-iklan yang tampil menarik yang memberi kesan makanan instant menyehatkan. Agar tidak salah memberi asupan untuk si kecil, informasi tentang makanan tepat untuk bayi perlu dicari tahu lebih banyak.

Bahaya Makanan Instant
 
Munculnya makanan instant terjadi pada Perang Dunia II. Makanan instant menjadi solusi mengatasi antrean panjang untuk mendapatkan makanan yang terjadi pada saat itu. Kala itu, makanan berfungsi untuk mempertahankan kehidupan tanpa memperhatikan kandungan gizi yang diperlukan tubuh. Maka, jika Anda memberikan makanan instant, apakah makanan tersebut benar-benar baik yang cukup untuk memenuhi gizi anak Anda?
Makanan instant umumnya mengandung unsur-unsur yang tidak alami. Adanya proses pembuatan dan penyimpanan makanan yang membutuhkan waktu membuat makanan menjadi tidak fresh dan menghilangkan kandungan gizi. Belum lagi jika makanan instant tersebut mengandung zat pengawet, pewarna atau zat lain yang tidak alami Jika untuk orang dewasa saja zat makanan tersebut berbahaya, terlebih lagi untuk seorang bayi.

Makanan Bayi Sehat
 
Berikut ini makanan yang wajib menjadi makanan bayi agar tetap sehat:
1. Buah-buahan.
Buah-buahan menjadi makanan pertama yang sangat baik untuk bayi yang mulai makan. Alasannya karena buah dapat dimakan tanpa dimasak, sehingga gizi dan enzim yang terkandung di dalamnya dapat diperoleh dengan utuh karena tidak melalui proses pemanasan yang dapat mengurangi zat gizi yang ada di dalamnya. Gizi dan enzim alami mudah diserap oleh tubuh, Maka, sangat cocok untuk bayi yang mulai makan dan mencerna makanan untuk pertama kalinya.

2. Bubur Bayi
Agar terpenuhi zat gizinya, Anda dapat membuat sendiri makanan untuk si kecil. Setelah berusia 6 bulan, bayi Anda akan mulai belajar makan. Berikan makanan yang alami, seperti karbohidrat yang didapat dari bubur saring, protein hewani yang didapat dari daging merah atau daging ikan, protein nabati, seperti yang terdapat pada kacang kedelai serta sayuran hijau. Makanan yang diberikan untuk bayi, tidak perlu ditambahkan garam atau gula, apalagi penyedap atau pewarna sintetis.

3. Asi
Sebagai penyempurna, bayi membutuhkan susu yang merupakan minuman wajibnya. Susu terbaik untuk bayi adalah ASI atau Air Susu Ibu, karena itu merupakan susu yang benar-benar alami. Dibandingkan dengan susu formula yang kelihatannya dapat memenuhi kebutuhan si kecil, ASI jauh lebih baik.

Pada awalnya, susu formula khusus diberikan untuk bayi yang ibunya meninggal dalam perang sehingga bayi-bayi tersebut tidak bisa mendapatkan susu dari ibunya lagi Tetapi, kini susu formula banyak diberikan untuk bayi, padahal dalam penggunaannya, susu formula harus diperlakukan seperti obat. Artinya, harus dengan resep dokter, ada aturan pakai, dan durasi penggunaannya. Hal ini karena penggunaan susu formula dapat menimbulkan efek samping, layaknya penggunaan obat. Efek samping yang umum terjadi adalah diare akibat susu formula yang tidak cocok.

Susu formula yang mengklaim paling baik atau susu formula semahal apapun, tidak ada yang sebanding dengan kandungan gizi yang terdapat pada ASI. Pada ASI terdapat zat gizi yang sangat lengkap dan dapat menyesuaikan sesuai kebutuhan bayi. Maka, upayakan untuk memberikan ASI pada buah hati Anda. ASI secara ekslusif, tanpa makanan dan minuman lainnya, diberikan pada bayi hingga berusia 6 bulan. ASI bisa terus diberikan hingga usia 2 tahun.

Makanan instant atau susu formula dapat menimbulkan efek samping bagi bayi yang sistem pencernaannya belum sempurna. Berikan makanan bayi yang terbaik untuk buah hati tercinta Anda dengan memberikan makanan alami seperti buah, bubur, dan yang terpenting ASI agar pertumbuhan bayi optimal.
Sumber : kumpul.info

Minum Jus ada Aturannya!


Jus buah merupakan salah satu cara memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral yang bermanfaat meningkatkan kekebalan tubuh dari penyakit. Tetapi, jangan salah mengolahnya agar tubuh mendapatkan manfaat yang maksimal. Ternyata, minum jus ada aturannya agar jus bernilai maksimal bagi kesehatan tubuh.
Minum jus membantu kita memperoleh manfaat dari buah dengan cara yang praktis. Kita dapat memperoleh khasiat dari berbagai buah tanpa harus memakannya satu per satu. Tubuh juga lebih mudah menyerap nutrisi yang ada pada jus. Sehingga, jus menjadi minuman yang sehat dan praktis.


Aturan Penting Minum Jus
Pengolahan jus yang tidak benar, waktu yang tidak tepat atau cara pandang yang salah terhadap jus membuat nilai jus berkurang bagi tubuh. Agar minuman segar ini tidak sia-sia, beberapa aturan dalam minum jus antara lain:  

Jus Asam Bukan di Pagi Hari
Senang membuka hari Anda dengan minum jus di pagi hari? Memang, pagi hari adalah waktu yang paling tepat untuk minum jus, karena jus buah mengandung banyak air dan serat yang akan bermanfaat untuk melancarkan pencernaan. Agar tidak sakit perut, hindari buah-buahan asam untuk jus di pagi hari. Pisang, pepaya, apel atau wortel bisa menjadi pilihan buah yang tepat untuk jus di pagi hari.  

Jus Bukan Pengganti Makanan
Saat sedang diet atau untuk kesehatan, boleh saja mengganti makan malam Anda dengan segelas jus. Tetapi, bukan berarti sarapan dan makan siang juga hanya dengan minum jus dengan maksud menurunkan berat badan. Kebutuhan nutrisi tetap harus dipenuhi dari makanan lain. Buah-buahan tidak akan dapat memenuhi kebutuhan 1.800 kkal, jumlah minimum kalori yang harus dipenuhi dalam sehari. Akibatnya, kekebalan tubuh akan melemah.

Walau berat badan mungkin dapat turun dengan drastis tetapi akan cepat naik saat makan dengan pola yang semula. Karena minum jus tidak mengurangi lemak, hanya mengurangi air dalam tubuh.


Jus Bukan Pengganti Buah
Terus-menerus mengkonsumsi jus, tanpa mengkonsumsi buah secara langsung tidak baik. Ini dapat meningkatkan berat badan. Perlunya tetap mengkonsumsi buah segar bermanfaat bagi lambung, karena pada saat proses mengunyah, lambung akan bekerja dan membakar kira-kira 20 kkal. Jadi, tetaplah konsumsi buah segar, tidak seluruhnya dapat diganti dengan jus.

Jus Diminum Beserta Ampasnya
Jika Anda membuat jus dengan menggunakan juicer, ampasnya akan terpisah. Walau mungkin terasa tidak enak, jangan buang ampas buah yang telah terpisah. Jika menggunakan blender, jangan saring untuk mendapatkan airnya saja, biarkan ampas tetap tercampur dan diminum. Pada ampas buah terdapat serat dan vitamin, yang paling umum adalah Vitamin C. Hal ini sangat bermanfaat bagi tubuh. 

Jus Jangan Disimpan Dalam Waktu Lama
Jus yang telah dibuat sebaiknya segera diminum. Membuat jus yang baru kemudian diminum pada siang atau sore hari menurunkan manfaat dari jus. Vitamin yang ada dapat dirusak oleh oksigen dan ultraviolet yang ada di sekitar kita. Jika tidak bisa mengkonsumsi jus secara langsung, dapat dilakukan dengan cara membuat jus sedingin mungkin, kemudian disimpan dalam termos alumunium yang tertutup rapat. Kondisi dingin dan perlindungan dari cahaya membantu mempertahankan vitamin yang ada pada jus selama 4 jam. 

Jus Tidak Selalu Rendah Kalori
Tidak berarti semua buah rendah kalori dan akan membantu diet Anda. Buah seperti alpukat, nangka dan durian adalah buah-buahan dengan kalori tinggi, yaitu sekitar 200 kkal. Jika ingin jus dengan kalori rendah, dapat memilih buah jeruk, apel, melon, semangka atau pir yang kandungan kalorinya sekitar 80 kkal. Jika berat badan berlebih, sebaiknya pilih jus buah dengan kalori rendah.

Jus Tidak Selalu Harus Buah
Sayur-sayuran dapat dibuat menjadi jus. Rasa pahit pada sayur dapat diatasi dengan mengkombinasikan sayuran dengan buah, sehingga rasanya lebih segar.
Tidak hanya sayur, jus dapat merupakan kombinasi dari buah dan rempah-rempah. Misalnya, dengan menambahkan jahe yang dapat menghangatkan tubuh juga menambah daya tahan tubuh. Dapat juga tambahkan sedikit kayu manis pada jus Anda. 

Jus Menggunakan Buah-buahan Segar
Agar mendapatkan khasiat yang maksimal, gunakan buah atau sayuran segar yang masih dalam kondisi segar. Jangan karena melihat buah atau sayur mulai layu, lalu karena sayang akhirnya dibuat jus. Ini akan membuat kualitas jus berkurang.

Jus Dengan Berbagai Variasi
Jangan hanya membuat jus dari buah yang itu-itu saja. Misalnya, karena menyukai buah jeruk, setiap hari jus yang diminum hanya jus jeruk. Ganti dengan buah lain yang memiliki kandungan vitamin dan mineral yang berbeda agar tubuh memperoleh manfaat. Mengkombinasikan berbagai buah dalam satu gelas jus merupakan cara praktis agar tubuh memperoleh beberapa manfaat dalam satu kali teguk. Campuran jeruk dan apel, pisang dan apel, wortel dan tomat atau apel dan anggur merupakan kombinasi yang dapat dicoba karena memberi beberapa manfaat sekaligus.

Jus Dengan Tambahan Gula, Madu & Susu
Untuk menambah kenikmatan jus, biasanya ditambahkan gula, madu atau susu. Ada beberapa aturan jika ingin menambahkan jus Anda dengan salah satu pasangannya ini. Perhatikan banyaknya gula atau madu yang akan digunakan atau pilihan susu.
Jika ingin menambahkan dengan gula, coba ingat-ingat dahulu sudah berapa banyak gula yang Anda konsumsi hari ini. Idealnya, tubuh hanya boleh menerima 50 gr gula per hari. Satu sendok teh gula, beratnya sekitar 4 gram. Jika dari pagi Anda sudah menikmati ice cream, kue, cake atau teh manis, sesuaikan gula yang akan ditambahkan dalam jus agar tidak kelebihan konsumsi gula.

Madu merupakan pemanis alami yang mengandung karbohidrat, protein, asam amino, vitamin dan mineral. Tetapi, kandungan kalori dari madu lebih besar daripada gula. Satu sendok madu memiliki kalori 64 kkal. Maka, jika ingin menambahkan madu, sebaiknya hanya dalam porsi kecil, terlebih rasa madu yang lebih manis dari gula.


Menambahkan jus dengan susu membuat jus mendapat tambahan protein, kalsium dan lemak dari susu. Yang harus diperhatikan adalah jenis susu yang akan ditambahkan. Jika tidak ada masalah dengan berat badan, dapat menggunakan susu full cream. Kebalikannya, adalah menggunakan susu low fat jika ingin menjaga berat badan dan agar lemak tidak berlebih.

Pilih Jus Yang Tepat
Mengkonsumsi jus dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah kesehatan yang Anda hadapi. Pilih buah sesuai kebutuhan tubuh atau untuk membantu mengurangi masalah kesehatan Anda. Misalnya, untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau mengencerkan dahak dapat membuat jus belimbing. Jus tomat untuk membantu mengontrol gula dalam tubuh. Sedangkan campuran mentimun dan wortel untuk mengatasi keluhan rematik.
Dengan mengikuti aturan yang benar saat minum jus, minuman sehat ini akan semakin terasa manfaatnya bagi tubuh.

Sumber: kumpul.info

Manfaat Madu Bagi Kesehatan


Madu memiliki manfaat yang sangat banyak bagi kesehatan manusia, disamping itu madu juga sering diambil sebagai obat. Kali ini akan dipaparkan khasiat atau mamfaat madu bagi kesehatan dan kecantikan. Madu merupakan cairan berasa manis yang dihasilkan oleh lebah dari nektar bunga.

Kandungan zat gizi madu
Zat gizi utama pada
madu adalah gula dalam bentuk glukosa dan fruktosa. Proporsi glukosa dan fruktosa pada berbeda-beda tergantung pada konsistensi dan sumber nektar yang digunakan. Komposisi rata-rata madu menurut National Honer Board, Colorado, AS adalah 17,1% air, 82,4% karbohidrat, dan 0,5% protein, asam amino, vitamin, dan mineral. Kandungan karbohidrat yang terbanyak adalah fruktosa (38,5%) dan glukosa (31%). Sisanya terbentuk dari maltosa, sukrosa, dan gula-gula lain. Kandungan gula tersebut membuat madu berasa manis.

Manfaat Madu Untuk Kecantikan
  • Zat antiperadangan dan peranannya sebagai antiseptik alami berguna untuk mengatasi jerawat. 
  • Menjaga kehalusan dan kekenyalan kulit.
  • Sebagai antioksidan dan antiradikal bebas yang dapat mencegah proses penuaan akibat sinar matahari dan polusi. 
  • Kandungan vitamin dan mineral dalam madu berperan dalam memberikan nutrisi dan mencegah kerontokan pada rambut. 
Manfaat Madu Untuk Kesehatan
  • Glukosa yang dikandungnya berperan sebagai sumber tenaga bagi jantung untuk melakukan aktivitasnya. 
  • Kandungan mineralnya dapat mengurangi derajat keasaman dan membantu mencegah pendarahan lambung.
  • Glukosa yang dikandungnya dibutuhkan tubuh dalam melakukan berbagai aktivitas.Madu bisa mengurangi terbentuknya plak pada gigi dan jumlah asam yang diproduksi mulut. 
  • Madu sebagai antiseptik alami, dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan bakteri serta bersifat asam sehingga patogen tidak dapat bertahan.

Sumber : artikelbagus.com